BAZNAS dan LPAI Galang Sedekah untuk Lindungi Anak dalam 15 Kategori AMPK

Pertemuan Baznas RI dengan LPAI untuk Lauching Program Kerjasama Fundraising Perlindungan Anak Rentan yang dilaksanakan di gedung Baznas RI, Jakarta (16/9/2026).
Pertemuan Baznas RI dengan LPAI untuk Lauching Program Kerjasama Fundraising Perlindungan Anak Rentan yang dilaksanakan di gedung Baznas RI, Jakarta (16/9/2026).

MSE.ID, Jakarta — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) membuka penggalangan sedekah untuk mendukung perlindungan dan kesejahteraan anak rentan di Indonesia, dengan fokus pada 15 kategori Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK).

Kerja sama penggalangan dana tersebut diluncurkan Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., bersama Ketua Umum LPAI Samsul Ridwan, S.Ag., S.H., M.H., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Turut hadir pula oleh Deputi Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI H. M. Arifin Purwakanata, S.Ikom., M.Ikom., CWC., CFRM., Direktur Pengumpulan Profesi dan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.Ikom., CFRM., Kepala Divisi Digital BAZNAS RI Fahrudin, S.Sos., M.M., Wakil Ketua Umum LPAI Ir. Titi Suharyati, Sekretaris Umum LPAI Dr. Ir. Fadiah Machmud, M.Pd., dan Wakil Sekretaris Umum LPAI Mukhammad Zainuddin beserta jajaran.

Masyarakat dapat menyalurkan sedekah melalui platform Kitabisa.com/lindungianakrentan. Dana yang terkumpul nantinya disalurkan melalui program perlindungan anak di berbagai bidang, seperti pendidikan dan kesehatan, guna meningkatkan kesejahteraan serta memastikan perlindungan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Pimpinan Mobilisasi dan Pengumpulan BAZNAS RI mengatakan, penggalangan sedekah akan dilakukan dengan melibatkan jaringan BAZNAS dan LPAI, termasuk melalui kampanye bersama di berbagai kanal digital.

Menurutnya, kekuatan jaringan kedua lembaga menjadi modal untuk memperluas kampanye perlindungan anak. BAZNAS memiliki ekosistem zakat, sumber daya, dan jaringan yang dapat dikolaborasikan untuk memperluas manfaat program.

“BAZNAS memiliki sejumlah kanal pembayaran yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung penggalangan dana, mulai dari kanal digital, perbankan, mitra korporasi, hingga kegiatan atau event,” ujar Rizaludin.

Ia menambahkan, pada kanal digital BAZNAS telah bekerja sama dengan sekitar 120 mitra digital. Sementara pada kanal perbankan, BAZNAS memiliki sekitar 28 mitra bank. Selain itu, BAZNAS juga memiliki hampir 100 mitra korporasi yang dapat mendukung penggalangan dana melalui program tanggung jawab sosial perusahaan maupun unit pengumpul zakat (UPZ).

“Pokoknya, demi anak Indonesia, kita kampanye bersama-sama. Programnya nanti kita diskusikan. Tetapi yang jelas, kita adalah untuk perlindungan anak,” ujar Rizaludin.

Rizaludin juga menyampaikan, kerja sama fundraising tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS dan LPAI dalam memberikan dukungan bagi anak-anak rentan. Ia berharap sinergi ini dapat diwujudkan dalam program yang terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak yang membutuhkan.

Sementara itu, Ketua Umum LPAI mengapresiasi sinergi bersama BAZNAS. Ia mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat perlindungan terhadap anak-anak rentan sekaligus mencegah berbagai bentuk kekerasan yang dapat mengancam masa depan anak Indonesia.

Samsul mengatakan, jaringan LPAI saat ini mencakup 29 provinsi, 78 kabupaten/kota, dan 40 kecamatan. Menurutnya, jaringan tersebut menjadi potensi partisipasi masyarakat yang dapat dioptimalkan untuk mendukung upaya perlindungan anak, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 72 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Lebih lanjut, Samsul menyampaikan, sinergi LPAI dan BAZNAS akan difokuskan pada 15 kategori Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK), sebagaimana diatur dalam Pasal 59 Undang-Undang tentang Perlindungan Anak.

“Mudah-mudahan ikhtiar ini menjadi bagian dari upaya perlindungan anak-anak di perbatasan dan di Indonesia, dan juga menuntaskan mereka dari segala bentuk kekerasan yang ada,” ujar Samsul.

Rep: Trian Dara Ega Febrina