Kuatkan Harapan Remaja, PKBI Kalbar Terbitkan Buku Soroti Reintegrasi ABH

Launching Buku “Remaja Titik Balik” dan “Buku Saku Reintegrasi Sosial ABH Pasca LPKA” Sumber Foto : PKBI Kalbar

MSE.ID, Pontianak – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalimantan Barat (Kalbar) secara resmi meluncurkan dua buku berjudul “Remaja Titik Balik: Cerita Perjalanan Bertumbuh” dan “Buku Saku Reintegrasi Sosial ABH Pasca LPKA” dalam sebuah acara yang diselenggarakan di HARRIS Hotel Pontianak, pada Selasa (14/02/2026).

Peluncuran dua buku ini merupakan bagian dari komitmen PKBI Kalbar dalam mendukung proses pembinaan, pemulihan, serta reintegrasi sosial bagi anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), khususnya setelah menjalani masa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II, Sungai Raya.

Buku “Remaja Titik Balik: Cerita Perjalanan Bertumbuh” menghadirkan kisah-kisah reflektif yang menggambarkan dinamika kehidupan remaja dalam menghadapi tantangan, kesalahan, serta proses menemukan arah hidup yang lebih baik. Buku ini menjadi ruang suara bagi remaja untuk menunjukkan bahwa setiap individu memiliki peluang untuk berubah dan bertumbuh.

Sementara itu, “Buku Saku Reintegrasi Sosial ABH Pasca LPKA” disusun sebagai panduan praktis bagi pendamping, keluarga, serta pemangku kepentingan dalam mendukung proses kembalinya ABH ke tengah masyarakat secara lebih inklusif, berkelanjutan, dan bermartabat. Buku ini menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang menerima dan mendukung perubahan.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari perwakilan pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, organisasi masyarakat sipil, akademisi, hingga komunitas yang bergerak di isu perlindungan anak dan remaja.

Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Daerah PKBI Kalbar, Mulyadi menyampaikan bahwa kedua buku ini diharapkan tidak hanya menjadi bahan bacaan, tetapi juga menjadi alat edukasi dan advokasi untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap ABH.

“Remaja bukanlah label dari masa lalunya. Mereka adalah individu yang memiliki masa depan dan berhak mendapatkan kesempatan kedua,” ungkapnya.

Pada peluncuran kedua buku ini dihadiri oleh Direktur Eksekutif PKBI Nasional, Leny Jakaria, ia berharap melalui peluncuran ini, PKBI Kalbar dapat mendorong terciptanya ekosistem yang lebih ramah, suportif, dan inklusif bagi remaja, “Kami percaya bahwa perubahan itu mungkin. Harapannya, buku ini bisa membuka lebih banyak ruang empati dan mengurangi stigma terhadap remaja yang sedang berproses memperbaiki diri.”

Penulis : Syifa Rahmadinny
Editor : Trian Dara Ega Febrina