Angkutan kereta api menjadi moda transportasi dengan jumlah penumpang terbanyak di Provinsi Lampung pada April 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat jumlah keberangkatan penumpang kereta api melalui Stasiun Tanjung Karang mencapai 85.795 orang.
Dalam rilis yang disampaikan Selasa (2/6), jumlah penumpang kereta api tersebut meningkat 1,37 persen dibandingkan Maret 2026. Secara tahunan, jumlah penumpang juga tumbuh 5,74 persen dibandingkan April 2025.
Sementara itu, jumlah keberangkatan penumpang angkutan udara melalui Bandara Radin Inten II tercatat sebanyak 51.870 orang. Angka tersebut turun 4,49 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 7,86 persen dibandingkan April 2025.
Penurunan juga terjadi pada moda transportasi laut. Jumlah keberangkatan penumpang melalui Pelabuhan Bakauheni pada April 2026 tercatat sebanyak 51.451 orang atau turun 54,22 persen dibandingkan Maret 2026. Secara tahunan, jumlah penumpang angkutan laut juga mengalami penurunan sebesar 59,02 persen.
BPS menilai pergerakan jumlah penumpang pada April 2026 menunjukkan dinamika yang berbeda di setiap moda transportasi. Kereta api menjadi satu-satunya moda yang mencatat pertumbuhan positif baik secara bulanan maupun tahunan.
Data tersebut menunjukkan minat masyarakat terhadap moda transportasi massal berbasis rel masih terjaga. Di sisi lain, penurunan jumlah penumpang angkutan laut dan udara mencerminkan normalisasi mobilitas masyarakat setelah tingginya aktivitas perjalanan pada bulan sebelumnya.
Secara keseluruhan, perkembangan transportasi Lampung pada April 2026 memperlihatkan bahwa kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan antardaerah di provinsi ini.
Penulis: Athirah Irbah Izzetya
