MSE.ID, Bandar Lampung — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung menggelar bazar Ramadan di Halaman Kantor Disperindag Lampung, pada 9 – 13 Maret 2026, yang berlangsung pukul 10.00 s.d. 15.00 WIB.
Kegiatan ini menjadi program perdana yang digagas DWP Disperindag untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam meningkatkan pendapatan selama Ramadan.

Ketua DWP Disperindag, Tira Paraniba Zimmi mengatakan kegiatan ini diinisiasi untuk memberikan ruang bagi UMKM memasarkan produk mereka ditengah kondisi daya beli masyarakat yang sedang menurun.
“Antusiasnya sangat luar biasa. Awalnya ada sekitar 70 tenant yang mendaftar, tetapi karena keterbatasan tempat, tenda, dan meja, kami hanya bisa memfasilitasi 40 tenant yang tidak pungut biaya apa pun. Semua difasilitasi secara gratis agar UMKM bisa mendapatkan tambahan penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (09/03).
Tira menjelaskan mayoritas tenant yang terlibat merupakan pelaku usaha kuliner yang menjual berbagai takjil Ramadan, kue basah, serta kue kering untuk kebutuhan Lebaran. Selain itu, bazar juga menghadirkan produk lain seperti pakaian Lebaran, hijab, tas, produk turunan tapis, hingga barang prelove.
Terkait variasi produk yang dijual, pihak panitia tidak memberikan batasan khusus kepada tenant, termasuk dalam hal harga, “Kami tidak menentukan rentang harga. Kebanyakan memang harga UMKM yang sangat terjangkau karena produk dijual langsung oleh pemiliknya, bukan melalui pusat oleh-oleh,” katanya.
Penjualan barang dengan harga yang terjangkau tersebut berhasil menarik salah satu perhatian pengunjung untuk membeli salah satu tenant disana yang menawarkan tas, yakni Azka.
“Gak nyangka sih barangnya bagus dan murah, barang dan harga-harganya lumayan affordable dan gak net, masih bisa ditawar kalo mau,” ujar Azka salah satu pengunjung Bazar Ramadan.
Tira berharap program bazar Ramadan ini dapat terus dilanjutkan di masa mendatang, bahkan dikembangkan dengan berbagai ide kreatif lain untuk mendukung peningkatan pendapatan UMKM.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan, siapa pun yang nantinya memimpin. Semoga semakin banyak program yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan UMKM,” tutup Ibu Tira.
Reporter : Athirah Irbah Izzetya
Editor : Euis Astrid Khofifah
