Dorong Akselerasi, Pemprov Lampung Gelar Talkshow Kawasan Industri Halal 2026

Acara pembukaan Talkshow Kawasan Industri Halal 2026 Foto by : MSE.ID

MSE.ID, Bandar Lampung — Dalam upaya mendorong akselerasi, pemerintah provinsi Lampung gelar Talkshow Kawasan Industri Halal tahun 2026 pada Jum’at (31/01) lalu, di Gedung Pusiban Komplek Kantor Gubernur Provinsi Lampung.

Adapun tema yang diusung yakni “Akselerasi Kawasan Industri Halal : Mewujudkan Lampung Sebagai Pusat Produksi Halal Berkualitas”, yang bertujuan untuk membangun sinergi lintas sektor agar Lampung menjadi kawasan industri halal dan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, mendorong investasi, dan membuka lapangan kerja di provinsi Lampung.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Lampung, Jihan Nurlela, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) RI, Ahmad Haikal Hasan, serta Deputi Bidang Perencanaan Makro Pembangunan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas RI), Eka Chandra Buana, S.E., M.A., serta para pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Jihan menyatakan bahwa Lampung dapat menjadi kiblat pengembangan produk halal dunia.

“Kini kesadaran masyarakat terhadap konsumsi produk halal terus meningkat dan di Provinsi Lampung sendiri 93 persen penduduknya adalah Muslim, sehingga ini menjadi peluang besar bagi Indonesia termasuk Provinsi Lampung untuk menjadi kiblat pengembangan produk halal dunia,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa untuk membangun industri perlu perencanaan yang rapi, pengorganisasian yang baik, kerjasama lintas sektor, serta konsistensi dalam pelaksanaannya.

“Lampung juga berkomitmen untuk menjadi pusat produksi halal tingkat nasional dengan komoditi yang kita miliki,” tambahnya.

Kepala BPJPH RI juga menegaskan bahwa Halal merupakan perlindungan dan potensi ekonomi

“Halal merupakan perlindungan sekaligus potensi ekonomi, jangan sampai kita salah mendefinisikan halal hanya urusan kemenag saja tapi justru potensi ekonomi, kalau halal hanya agama semata maka tidak akan tumbuh,” jelasnya.

Reporter : Tri Meilan Purwati
Editor : Euis Astrid Khofifah