MSE.ID, Bandar Lampung — Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Lampung menggelar Bazar Ramadan menjelang Idulfitri 1447 H guna membantu masyarakat memperoleh berbagai produk peternakan dengan harga lebih terjangkau.
Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor Disnakeswan Provinsi Lampung pada Jumat (13/03) dan diikuti sekitar 18 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta mitra usaha. Para peserta menawarkan berbagai produk hasil peternakan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Beragam produk yang dijual di antaranya daging sapi dengan kisaran harga Rp90.000 hingga Rp124.000 per kilogram, telur ayam ras Rp25.000 per kilogram, serta karkas ayam seharga Rp36.000 per ekor.
Kepala Disnakeswan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, mengatakan bazar tersebut rutin digelar setiap tahun menjelang Hari Raya Idulfitri sebagai upaya menghadirkan produk peternakan yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.
“Bazar produk peternakan ini hampir setiap tahun kita gelar menjelang Idulfitri. Tujuannya untuk membantu masyarakat agar bisa memperoleh produk-produk peternakan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” ujarnya.
Selain produk segar, bazar ini juga menyediakan berbagai produk olahan peternakan seperti bakso, sosis, ayam ungkep, kerupuk kulit, hingga madu. Sejumlah produk lainnya merupakan hasil binaan UMKM di sektor peternakan yang turut memanfaatkan momentum bazar untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat.
Dalam kegiatan ini, Disnakeswan juga bekerja sama dengan sejumlah pihak, di antaranya Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) yang menyediakan minyak goreng Minyakita dan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Selain itu, kegiatan ini turut didukung oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) yang menyediakan komoditas seperti cabai, bawang, dan buncis.
Lili menjelaskan bahwa produk yang dipasarkan telah memiliki Nomor Kontrol Veteriner (NKV) yang menjamin produk tersebut aman, sehat, utuh, dan halal untuk dikonsumsi masyarakat.
“NKV ini menjadi jaminan bahwa produk peternakan tersebut aman dan layak dikonsumsi. Produk yang dijual di ritel modern maupun di pasar juga harus memiliki NKV,” jelasnya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat pada bazar tahun ini terlihat cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Meningkatnya minat masyarakat kemungkinan dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti momentum menjelang Lebaran serta telah cairnya Tunjangan Hari Raya (THR) bagi sebagian masyarakat.
Salah satu pembeli, Afit mengaku senang dengan adanya bazar ramadan tersebut dan terbantu dengan adanya produk peternakan yang dijual dengan harga terjangkau di tengah kebutuhan yang meningkat.
“Alhamdulillah bazar ini sangat membantu, semoga bisa diadakan tiap tahunnya,” ujar Afit.
Melalui kegiatan ini, Kadis Disnakeswan turut berharap masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan bahan pangan dengan harga yang stabil serta membantu menjaga daya beli menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Kami terus memantau kondisi harga dan ketersediaan stok agar tidak terjadi lonjakan harga yang terlalu tinggi, sehingga masyarakat tetap bisa mendapatkan produk peternakan dengan harga yang wajar,” tutup Lili.
Reporter : Athirah Irbah Izzetya
Editor : Euis Astrid Khofifah
