Dinas Kesehatan Imbau Batasi Konsumsi Daging Olahan, Ini Tips Aman untuk Masyarakat

Lobby Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. Sumber Foto : MSE.ID

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi daging olahan. Imbauan ini disampaikan di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak kesehatan dari makanan olahan, khususnya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Kefarmasian Dinkes Provinsi Lampung, Shinta Dwi Aryani, mengatakan bahwa pengawasan terhadap produk olahan daging terus dilakukan bersama berbagai pihak, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan pemerintah daerah.

“Selama ini, kami melakukan pemantauan terutama saat hari-hari besar seperti hari raya. Sejauh ini masih aman dan belum ada temuan yang mengkhawatirkan,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa konsumsi berlebihan tetap harus diwaspadai karena adanya kandungan zat tambahan seperti nitrit dan nitrat yang berpotensi berbahaya.

“Pengawet seperti nitrit atau nitrat bisa berubah menjadi nitrosamin yang bersifat karsinogen. Selain itu, proses pengasapan atau pembakaran juga bisa menghasilkan zat berbahaya,” jelasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan membagikan sejumlah tips yang dapat diterapkan masyarakat agar tetap aman dalam mengonsumsi daging olahan, yaitu:

1. Batasi porsi dan frekuensi konsumsi

Daging olahan sebaiknya tidak dikonsumsi setiap hari. Konsumsi secukupnya dan tidak berlebihan menjadi kunci utama.

“Yang penting dibatasi, tidak sering-sering,” kata Shinta.

2. Pilih produk yang lebih aman

Masyarakat diminta lebih selektif dalam membeli produk, termasuk memastikan adanya izin edar serta memperhatikan kandungan bahan tambahan. Selain itu, disarankan untuk memilih produk yang tidak mengandung nitrit jika memungkinkan.

3. Imbangi dengan sayur dan buah

Konsumsi daging perlu diimbangi dengan asupan serat agar tubuh tetap sehat dan pencernaan terjaga.

“Imbangi juga dengan serat dari sayur dan buah,” ujarnya.

4. Variasikan sumber protein

Selain daging olahan, masyarakat dianjurkan mengonsumsi sumber protein lain yang lebih segar dan sehat.

“Variasikan sumber protein seperti ikan, ayam, atau telur,” tambahnya.

Sementara itu, Katimker Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Kerja Olahraga Dinkes Provinsi Lampung, Yuliana, menyoroti kebiasaan generasi muda yang cenderung menyukai makanan siap saji.

“Anak-anak sekarang memang banyak yang suka makanan siap saji. Tapi sebaiknya pilih yang segar, bukan yang banyak olahan dan bahan tambahan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga pola makan sejak dini karena dampaknya tidak selalu langsung dirasakan.

“Jangan hanya berpikir sehat sekarang, tapi juga pikirkan kondisi ke depan. Apa yang kita konsumsi hari ini akan berdampak nanti,” katanya.

Melalui imbauan ini, Dinas Kesehatan berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam memilih makanan serta menjaga pola konsumsi demi kesehatan jangka panjang.

Penulis : Azka Fatiha Nasya
Editor : Euis Astrid Khofifah