Harga Plastik Naik, Picu Keluhan Pedagang dan UMKM

Harga plastik melonjak berpotensi memicu penyesuaian harga jual produk kebutuhan pokok Sumber Foto: MSE.ID

MSE.ID, Bandar Lampung — Harga plastik di sejumlah pasar di Kota Bandar Lampung mengalami kenaikan signifikan sejak April 2026. Lonjakan ini dipicu gangguan pasokan bahan baku petrokimia dari Timur Tengah akibat konflik geopolitik, yang berdampak pada meningkatnya harga biji plastik secara global.

Berdasarkan pantauan di lapangan, harga plastik melonjak hingga 50 persen atau sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per pak. Kenaikan ini turut memengaruhi aktivitas perdagangan, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) yang bergantung pada plastik sebagai bahan kemasan.

Salah satu penjual plastik di Pasar Tempel Rajabasa, Yana, mengaku pusing dengan kondisi tersebut. Ia menyebut kenaikan harga yang terjadi secara tiba-tiba membuat penjualannya menurun.

“Sekarang harga naik terus, pembeli juga banyak yang komplain karena mahal, tidak seperti biasanya. Penjualan jadi turun,” ujarnya.

Kondisi serupa juga dirasakan oleh pelaku UMKM. Salah satu penjual makanan, Ummi, mengaku keberatan dengan kenaikan harga plastik, namun memilih untuk tidak menaikkan harga jual produknya demi menjaga pelanggan.

Ia menyiasati kondisi tersebut dengan mengurangi penggunaan plastik dalam setiap transaksi.

“Kalau harga makanan dinaikkan kasihan pelanggan, apalagi sudah langganan. Jadi kami lebih membatasi penggunaan plastik saja,” katanya.

Sementara itu, dari sisi konsumen, sebagian mulai beradaptasi dengan mengurangi penggunaan plastik. Salah satu pembeli, Naila, mengaku telah terbiasa membawa tas belanja sendiri atau tote bag saat berbelanja.

Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) tersebut mengatakan kebiasaan itu sudah ia terapkan sejak tinggal di Bogor, yang lebih dulu menerapkan pembatasan penggunaan plastik.

“Saya sudah terbiasa bawa tas sendiri, jadi gak terlalu masalah. Justru jadi lebih hemat juga,” ujarnya.

Kenaikan harga plastik ini tidak hanya berdampak pada pedagang, tetapi juga mendorong perubahan perilaku konsumen dalam penggunaan kemasan. Jika kondisi pasokan global belum membaik, kenaikan harga plastik diperkirakan masih akan berlanjut dan menjadi tantangan bagi pelaku usaha maupun masyarakat.

Reporter : Athirah Irbah Izzetya
Editor : Euis Astrid Khofifah