Rahasia Olahraga Tetap Aktif di Tengah Puasa, Ini Manfaatnya

Suasana olahraga sore di Stadion Pahoman, Lampung Sumber Foto: MSE.ID

Kegiatan olahraga tetap diminati masyarakat selama bulan Ramadan. Sejumlah warga, khususnya kalangan anak muda, masih rutin melakukan latihan fisik meskipun sedang menjalani ibadah puasa. Fenomena ini menunjukkan bahwa puasa bukan penghalang untuk tetap menjaga kebugaran, selama dilakukan dengan strategi yang tepat.

Salah satu contohnya terlihat di Bandar Lampung. Komunitas Marco Henry Community (MHC) tetap konsisten menggelar latihan selama Ramadan. Melalui para pelatihnya, komunitas ini membagikan sejumlah rahasia agar olahraga saat puasa tetap aman dan memberi manfaat bagi tubuh.

Pada fase tersebut, tubuh telah berpuasa sekitar 12–14 jam. Cadangan glikogen atau karbohidrat mulai menipis sehingga tubuh beralih menggunakan lemak sebagai sumber energi. Kondisi ini dinilai efektif untuk membantu proses pembakaran lemak dan menjaga komposisi tubuh tetap stabil.

Selain itu, aktivitas fisik saat puasa juga membantu:
1. meningkatkan sirkulasi darah,
2. menjaga sensitivitas insulin,
3. serta mencegah laju metabolisme melambat.

Namun, Marco menekankan bahwa kunci utamanya ada pada pengaturan intensitas. Latihan tidak perlu terlalu berat, cukup disesuaikan dengan kemampuan tubuh.

Hal serupa disampaikan pelatih lainnya, Henry. Ia menyarankan agar intensitas latihan dikurangi di awal Ramadan sebagai bentuk adaptasi. Setelah tubuh mulai terbiasa dengan pola puasa, latihan dapat kembali dilakukan secara bertahap.

Dari penjelasan para pelatih tersebut, ada beberapa rahasia agar tetap aktif dan aman berolahraga selama puasa:
1. Pilih waktu yang tepat
Sore menjelang berbuka menjadi waktu ideal karena tubuh segera mendapatkan asupan setelah latihan.
2. Kurangi intensitas di awal
Berikan waktu tubuh untuk beradaptasi di minggu pertama puasa.
3. Fokus pada konsistensi, bukan beban berat
Latihan ringan namun rutin lebih efektif dibanding latihan berat yang memaksa tubuh.
4. Kenali batas kemampuan tubuh
Jika merasa lemas berlebihan atau pusing, segera hentikan aktivitas.

Dengan strategi yang tepat, olahraga saat puasa bukan hanya aman, tetapi juga memberikan manfaat tambahan bagi metabolisme tubuh. Ramadan justru bisa menjadi momen untuk membentuk kebiasaan hidup yang lebih teratur dan seimbang.

Penulis : Athirah Irbah Izzetya
Editor : Euis Astrid Khofifah