Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Disperindag Provinsi Lampung Pastikan Stok Pangan Aman

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Mohammad Zimmi Skil, Pastikan Stok Pangan Aman dan Mencukupi Jelang Imlek dan Puasa Ramadan 2026 Sumber Foto: MSE.ID

MSE.ID, Bandar Lampung — Menjelang hari perayaan memperingati Imlek 2026 yang berdekatan dengan bulan Suci Ramadan 1447 H, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Lampung memastikan ketersediaan bahan pokok di wilayah Lampung dalam kondisi aman dan mencukupi.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Mohammad Zimmi Skil mengatakan, sejumlah komoditas utama seperti beras, gula, minyak goreng, dan telur berada dalam kondisi surplus. Dengan kondisi tersebut, masyarakat diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan bahan pangan meski menghadapi dua momentum besar sekaligus.

“Untuk komoditas utama, Lampung itu surplus. Beras surplus, gula surplus, minyak juga surplus. Jadi tidak ada kekhawatiran menghadapi Imlek, Ramadan, sampai Idulfitri,” jelas Zimmi saat diwawancarai pada Selasa (03/02/2026).

Zimmi menambahkan, hingga saat ini belum ditemukan kenaikan harga bahan pokok yang signifikan di pasar. Pemerintah Provinsi Lampung secara rutin melakukan pemantauan harga melalui Sistem Pemantauan Pengawasan Komoditas Pasar (SP2KP) yang terintegrasi secara nasional.

“Untuk sementara tidak ada kenaikan harga yang signifikan. Kita rutin mengikuti rapat koordinasi inflasi secara nasional, dan Lampung termasuk daerah dengan kinerja pengendalian inflasi terbaik,” tuturnya.

Adapun komoditas yang menjadi perhatian pemerintah menjelang puasa di antaranya daging sapi, bawang merah, dan cabai merah. Meski demikian, Disperindag memastikan stok komoditas tersebut tetap aman karena adanya kerja sama antar daerah untuk menjaga pasokan.

Menurutnya, perayaan Imlek tahun ini juga tidak memberikan tekanan berarti terhadap harga dan stok pangan. Kebutuhan khas Imlek seperti gula dan telur dipastikan tercukupi karena produksi daerah yang memadai.

“Imlek tidak menjadi masalah. Gula surplus, telur juga surplus, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan,” pungkasnya.

Dengan kondisi inflasi yang terkendali dan stok pangan yang mencukupi, Disperindag optimistis stabilitas harga di Lampung dapat terjaga hingga memasuki awal Ramadan 2026.

Reporter: Athirah Irbah Izzetya
Editor: Euis Astrid Khofifah