Pameran Tematik Jadi Sarana Pelestarian Kearifan Lokal Budaya Lampung

Pameran Tematik Budaya dalam acara 25 Tahun Wikipedia, menampilkan proyek WikiBusanding, karya sastra dan seni bertemakan bahasa serta budaya Lampung, Perpustakaan Daerah Lampung, Kamis (5/2) Sumber Foto: MSE.ID

MSE.ID, Bandar Lampung — Dalam rangka memperingati 25 tahun Wikipedia, Komunitas Wikimedia Bandar Lampung menggelar Pameran Tematik Budaya Lampung sebagai upaya memperkenalkan kearifan lokal Lampung kepada masyarakat luas melalui platform pengetahuan digital. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara bertajuk “Wikipedia 25: From Lampung to the World”.

Wikimedia Bandar Lampung yang merupakan local affiliate dari Wikipedia Indonesia, berupaya menjembatani budaya lokal dengan ekosistem global Wikimedia. Kegiatan ini digelar di Nuwa Baca Zainal Abidin Pagar Alam (Perpustakaan Daerah Lampung), berlangsung mulai dari Kamis hingga Sabtu, 05 – 07 Februari 2026 dari pukul 09.00 s.d. 15.30.

Pameran ini menyajikan berbagai materi yang merekam perjalanan kontribusi komunitas, mulai dari jejak 25 tahun Wikipedia, dokumentasi proyek WikiBusanding, arsip kegiatan komunitas Wikimedia Bandar Lampung, hingga karya sastra dan seni bertema bahasa serta budaya Lampung.

Karya Kaya Pameran tematik budaya

Manager Proyek, Deo Bernedy Putra, S.Sos., mengatakan tujuan diadakan kegiatan ini untuk menjembatani budaya lokal dengan ekosistem global Wikimedia.

“Kami ingin mengangkat bahasa budaya, identitas Lampung agar orang-orang tau,” kata Deo.

Acara pembukaan yang diawali dengan Tari Sembah Batin, kemudian proyek WikiBusanding yang menampilkan panjang karya dengan menggenakan pakaian yang memperkenalkan budaya Lampung.

Deo menjelaskan bahwa ada ciri khas utama yang membedakan kebudayaan Pepadun dan Sai Batin

“Jadi ada ciri khas utama yang membedakan antara Pepadun dan Sai Batin. Kalau pepadun dia dominan putih, sementata kalau sai batin itu merah,” Deo menjelaskan hasil WikiBusanding.

Selain pameran, diadakan juga WikiLatih Wikipedia yang merupakan lokal karya berupa Workshop yang diadakan pada hari Jumat, (06/02). Kegiatan Workshop tersebut mengajak orang-orang yang masih awam untuk nantinya dapat dilatih dan berkontribusi di website Wikipedia.

“Jadi, harapannya ketika mereka sudah memahami basic menulis, ada keinginan untuk untuk ikut berkontribusi untuk menulis,” harap Syafira sebagai Humas Wikimedia Lampung.

Kegiatan Workshop tersebut dibuka secara umum dan gratis, dengan kuota terbatas sebanyak 30-35 pengunjung.

“Pendaftarannya sudah ditutup, kami mangapresiasi karena pendaftarnya mencapai 100. Tadinya kita sempat takut ada gak ya yang maku ikut,” lanjut Syafira.

Awalnya, pameran direncanakan digelar secara luar ruang di kawasan Liwa dengan konsep menyatu langsung dengan alam. Namun, keterbatasan hal tertentu membuat pelaksanaan dialihkan ke konsep indoor dan dipusatkan di Bandar Lampung.

Meski demikian, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi ruang edukasi dan apresiasi budaya. Melalui Pameran Tematik Budaya Lampung, Komunitas Wikimedia Bandar Lampung berkomitmen untuk terus mendokumentasikan dan menyebarluaskan kearifan lokal Lampung agar dapat diakses oleh masyarakat global melalui Wikipedia dan proyek Wikimedia lainnya.

“Kita ingin semua orang bisa mengakses ilmu pengetahuan tanpa terhalang akses, tanpa terhalang batas geografi, terlalu biaya, segala macam. Jadi, kami bikin media percaya semua orang itu berhak untuk mengakses ilmu pengetahuan. Tanpa-tanpa kecuali, mungkin orang miskin, mungkin orang tua, mungkin orang kampung, semuanya berhak. Jadi, knowledge equity, kesetaraan,” tutup Deo.

Reporter : Athirah Irbah Izzetya
Editor : Euis Astrid Khofifah