Bandar Lampung – Setelah resmi dilantik oleh Gubernur Lampung pada Senin (26/01) di Mahan Agung, jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) Lampung periode 2026-2031 kini bertransformasi menjadi kekuatan baru dalam lanskap pembangunan di Bumi Ruwa Jurai.
Keberadaan PPLIPI di Lampung menjadi sangat relevan di tengah dinamika isu gender di daerah. Organisasi ini memposisikan diri sebagai solusi atas tantangan nyata, seperti peningkatan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG) serta upaya menekan angka kekerasan terhadap perempuan.
Fokus pergerakan PPLIPI mencakup advokasi terhadap kesenjangan upah di sektor profesional hingga perluasan akses perlindungan bagi perempuan di pelosok daerah.
Ketua DPW PPLIPI Lampung yang baru dilantik, Dra. Ellya Saleh, M.M., menekankan peran organisasi sebagai jembatan bagi berbagai profesi perempuan di Lampung.
“Fokus utama kami adalah memperkuat jejaring ekonomi kreatif dan memastikan peran perempuan semakin nyata dalam kebijakan publik di tingkat lokal untuk menjawab berbagai tantangan sosial yang ada,” ungkapnya.
PPLIPI Lampung mengemban misi besar untuk mentransformasi potensi perempuan lokal dari penggerak ekonomi rumah tangga menjadi pilar ekonomi daerah yang formal dan terorganisir.
Ketua Umum PPLIPI, Dra. Hj. Indah Wardatul Asriah, MBA., menegaskan bahwa kehadiran organisasi ini bertujuan mengikis ketertinggalan perempuan melalui kemandirian ekonomi dan pendidikan.
“PPLIPI hadir karena masih banyaknya ketertinggalan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Kami berupaya memberdayakan mereka agar mandiri, terutama di bidang ekonomi dan pendidikan,” ujarnya.
Sebagai organisasi yang menghimpun lintas profesi, PPLIPI Lampung memiliki posisi yang kuat dalam berkolaborasi dengan pemangku kebijakan.
Dukungan ini tercermin dari pengakuan Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., yang menempatkan PPLIPI sebagai mitra tangguh pemerintah dalam memastikan program kesejahteraan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Lampung membutuhkan mitra yang tangguh dari kalangan perempuan lintas profesi untuk memastikan program pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menyentuh seluruh lapisan,” jelasnya.
Gubernur Provinsi Lampung juga turut berharap agar pengurus yang baru dilantik segera berkolaborasi dengan dinas-dinas terkait.
Kemitraan ini membuka akses bagi PPLIPI untuk terlibat langsung dalam program strategis di berbagai lini, didukung oleh kehadiran jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama Pemprov Lampung mulai dari sektor Pemberdayaan Perempuan, Kesehatan, hingga Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).
Dengan komposisi pengurus yang solid dan visi yang terukur, PPLIPI Lampung optimis mampu mengakselerasi potensi perempuan profesional untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan pembangunan Lampung yang inklusif dan berkeadilan gender.
Reporter : Syifa Rahmadinny
Editor : Euis Astrid Khofifah
